Jika kamu ingin men-download file nya silahkan
KLIK DISINI!!!

Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI“Open” dalam OSI
Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
| Modularity |
| Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat. |
| Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu. |
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
| Model OSI | Keterangan |
| Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya. | |
| Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi. | |
| Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”. | |
| Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling). | |
| Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket. | |
| Data Link Layer: Menyediakan link untuk data, memaketkannya menjadi frame yang berhubungan dengan “hardware” kemudian diangkut melalui media. komunikasinya dengan kartu jaringan, mengatur komunikasi layer physical antara sistem koneksi dan penanganan error. | |
| Physical Layer: Bertanggung jawab atas proses data menjadi bit dan mentransfernya melalui media, seperti kabel, dan menjaga koneksi fisik antar sistem. |
Program Rt/Rw net
Dengan telah tersedianya suatu jaringan infrasturktur yang luas dari DigiNet, kami mencoba memberikan suatu solusi yang murah, optimal dan terjangkau. Solusi RT/RW-Net ditujukan dalam upaya menciptakan lingkungan yang mendukung bagi pengembangan untuk menggali informasi secara optimal dan terkendala biaya yang harus dikeluarkan.
RT/RW-Net adalah jaringan komputer swadaya masyarakat dalam ruang lingkup RT/RW melalui media kabel atau Wireless 2.4 Ghz dan Hotspot Akses sebagai sarana teknology yang digunakan dalam program tersebut memungkinkan warga dapat memikmati internet koneksi tampa biaya RSA*.
Dengan Model kemitraan yang saling menguntungkan dengan pihak RT/RW setempat, yang pada prinsibnya memenpatkan RT/RW setempat sebagai Subject dari model kemitraan yang kami ajukan, sehingga program kemitraan ini dapat memberikan suatu kontribusi yang optimal baik dari segi pendapatan RT/RW, Keamaman, dan Informasi.
*). Radius 0 - 250 meter
Routing (Perutean) merupakan cara bagaimana suatu trafik atau lalu lintas dalam jaringan dapat menentukan lokasi tujuan dan cara tercepat menuju ke tujuan tersebut sesuai dengan alamat IP yang diberikan. Perutean secara static dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Default Gateway
2. Static Route
Penggunaan Default gateway dan static route tersebut diatas dapat kita perhatikan sesuai dengan kebutuhan kita pada saat mendesain suatu jaringan, apakah route yang dibuat agak kompleks atau sederhana.
Untuk desain route sederhana kemungkinan besar dapat digunakan dengan menggunakan default gateway. Tetapi seandainya kondisi jaringan sudah begitu kompleks dapat kita menggunakan routing static atau kedua-duanya secara kombinasi yakni menggunakan dafault gateway dan static route pada titik-titik tertentu.
PC Router adalah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai Router (routing) biasanya yang digunakan adalah PC – Multihomed yaitu Komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC ( Network Interface Card).
Kebutuhan yang diperlukan dalam mendesain jaringan dengan PC Route adalah :
1. Komputer (Pada kasus ini menggunakan Komputer dengan Teknologi Pentium 4 dengan Sistem Operasi Windows 2000 Server atau 2003 Server)
2. Kartu Jaringan (NIC) 2 buah atau lebih
3. Kabel jaringan
4. Switch
Windows 2000 Professional
Versi Professional dikhususkan sebagai sistem operasi desktop sebagaimana Windows 98 dan Windows Milenium Edition. Sistem ini diposisikan untuk menggantikan Windows NT Workstation, dan dapat digunakan pada berbagai kebutuhan skala bisnis.
Windows 2000 Professional mendukung penggunaan dual processor sehingga memberikan kinerja sistem lebih baik untuk berbagai aplikasi serius. Berbagai feature baru seperti System Preparation Tools dan Setup Manager Wizard semakin memudahkan administrator sistem dalam proses instalasi untuk banyak komputer. Sistem ini sangat ideal digunakan sebagai klien Windows 2000 Server karena memiliki dukungan penuh terhadap berbagai fasilitas Windows 2000 Server, terutama Active Directory dan Group Policy.
Windows 2000 Server
Versi ini merupakan kelanjutan teknologi Windows NT Server 4.0 dengan berbagai fasilitas baru yang semakin memudahkan pengelolaan jaringan. Keluarga server Windows 2000 terdiri dari 3 jenis yaitu versi standar (Server), Advance Server, dan Data Center Server.
Windows 2000 Server memiliki semua kemampuan yang ada pada versi Professional ditambah berbagai fasilitas inti yang dibutuhkan sebagai server jaringan. Versi ini dapat digunakan sebagai file dan print server, application server, web server, maupun communication server. Fasilitas penting yang dimiliki versi ini antara lain :
Windows 2000 Advance Server
Windows 2000 Advance Server memiliki kemampuan lebih tinggi dibandingkan versi standar, meliputi semua fasilitas Windows 2000 Server dengan beberapa tambahan feature penting :
Windows 2000
Windows 2000 Data Center Server sangat sesuai digunakan sebagai sistem operasi server bisnis skala besar seperti :
Fungsi Windows 2000 Server
File Server
Fungsi ini merupakan penggunaan paling umum dari sebuah server, dimana server digunakan sebagai pusat penyimpanan file dalam sebuah jaringan. Dengan sistem ini sistem file akan lebih terintegrasi sehingga memudahkan manajemen dan pencarian file. Sistem back up dan penyimpanan file juga dapat dilakukan dengan lebih baik.
Windows 2000 Server memiliki fasilitas Distributed File System untuk memudah
Application Server
Windows Terminal Services merupakan fasilitas untuk memudahkan penggunaan Windows 2000 Server sebagai application server.
Web Server
E-Mail Server
Member Server
Domain Controller
Apabila anda pernah mengelola jaringan berbasis Windows NT maka terdapat istilah Primary Domain Controller (PDC) dan Backup Domain Controller (BDC). Dalam sistem jaringan Windows 2000 dua istilah tersebut sudah tidak dikenal lagi. Setiap DC dalam jaringan adalah peer (setara) yang masing-masing dapat dikonfigurasi untuk melakukan replikasi obyek Active Directory, sehingga apabila salah satu DC tidak berfungsi maka dapat segera digantikan oleh DC yang lain. Sangat disarankan dalam suatu organisasi untuk memiliki minimal 2 DC sehingga menjamin fault tolerance.
Feature Baru Pada Windows 2000 Server
Active Directory Service
Istilah Active Directory Service digunakan dalam lingkungan Windows 2000 untuk memberikan penekanan pada kemampuannya untuk melakukan berbagai fungsi manajemen secara dinamis dan terotomasi dengan mudah dan cepat. Informasi yang disimpan dalam Active Directory antara lain meliputi user dan group account, printer, file server, serta berbagai policy menyangkut user dan group. User sebagai pengguna jaringan berkepentingan untuk dapat mengakses berbagai sumber daya dengan cepat dan mudah, sedangkan administrator berkepentingan untuk mengelola berbagai obyek jaringan secara efisien. Active Directory memungkinkan pengelolaan jaringan menjadi lebih mudah karena berbagai sumber daya dan obyek dapat disimpan secara terpusat untuk dikonfigurasi secara terpadu.
Group Policy
Fasilitas ini sangat berguna untuk menyesuaikan lingkungan tampilan desktop dengan tingkat keahlian seorang user, serta memberikan tingkat keamanan sistem sehingga berbagai konfigurasi sensitif tidak akan dapat dirubah user. Group Policy dapat dikonfigurasi secara terpusat dengan menggunakan fasilitas Active Directory.
1.3.3. Distributed File System
Distributed File System (Dfs) merupakan solusi masalah penyimpanan file dalam jaringan. Administrator menyediakan folder sesuai dengan kebutuhan, sedangkan folder pada Dfs tersebut dihubungkan dengan letak file secara fisik. Dengan demikian seorang user dapat dengan mudah menyimpan dan mencari file pada folder yang telah disediakan tanpa perlu mengetahui di mana sebenarnya letak fisik suatu file. File pada Dfs juga dapat disimpan secara offline di komputer lokal dan dilakukan proses sinkronisasi berkala dengan file di jaringan.
Terminal Services
1. Hemat biaya, karena kita hanya menggunakan satu unit komputer berkecepatan tinggi untuk dijadikan server.
2. Efisien, karena semua instalasi aplikasi hanyan dilakukan di server, sedangkan pc lawas/tua yang dijadikan client hanya perlu windows saja.
Yang dibutuhkan :
1. kabelUTP
2. RJ 45
3. ethernet card
4. switch 16 port
5. setelah siap, install 2000 server .Langkah pertama untuk melakukan cloning ini adalah dengan menginstal Protocol NetBEUI dan IPX/SPX, dengan cara:
• Pada Windows 2000 Server, klik kanan My Network Place dan pilih Properties;
• Klik kanan Local Area Connection, klik Properties dan pada kotak Local Area Connection, klik : Install, pilih : Protocol, klik Add;
• Pilih jenis protocol : NetBEUI, klik : OK;
• Klik: Install lagi, pilih Protocol, klik Add;
• Pilih jenis protocol : NWLink IPX/SPX Netbios Compatible;
• Klik : OK
Langkah berikutnya yang dilakukan adalah mengatur IP Adress dan membuat user untuk login ke server (langkah ini tidak diceritakan karema sama persis dgn apa yang kita lakukan pada jaringan LAN pada umumnya) …
Langkah berikutnya saya melakukan instalasi Citrix Metaframe yang merupakan piranti lunak untuk melakukan cloning pc. Pihak Citrix pada saat itu sudah mengeluarkan beberapa produk Metaframe, antara lain:
1. Citrix Metaframe 1.8 for Windows NT 4.0 Terminal Server Edition;
2. Citrix Metaframe 1.8 for Windows 2000 Server;
3. Citrix Metaframe XP yang dapat digunakan untuk Windows NT 4.0 Terminal Server dan Windows 2000 Server.
Saat menggunakan Citrix Metaframe 1.8 for Windows 2000 Server karena memiliki beberapa keunggulan dan kelebihan, antara lain:
1. Kompatibel dengan berbagai macam system operasi, seperti DOS, Windows, Linux, Machintosh, dll.
2. Untuk client dapat menggunakan PC 286, 386, 486 dengan system operasi DOS atau tanpa harddisk;
3. Bisa di instalasi pada Windows NT 4.0 Terminal Server Edition dan Windows 2000 Server Family;
4. Sesuai dengan aplikasi terbaru dan berbasis XP;
5. Mendukung aplikasi multimedia.
Faslitas Citrix Metaframe XP
Sebelum melakukan instalasi Citrix Metaframe XP, sebaiknya kita megetahui terlebih dahulu mengenai Server Farm.
Server Farm merupakan administrasi terpusat yang memungkinkan seorang Administrator Jaringan melakukan kontrol terhadap user atau komputer client, seperti: Mengirim pesan dari Server ke client (send massage), melakukan pemutusan hubungan dengan client (disconnect) dan memonitor kegiatan client (fasilitas shadowing).
Pada saat instalasi kita diharuskan mengisi nama Server Farm, sedangkan untuk membuka Server Farm tersebut harus melalui fasilitas Citrix Metaframe Console, setelah proses instalasi selesai.
| Hit counter from www.website-hit-counters.com |